Oleh : Dewi Faila Shofa 

Nur Muhammad : Cahaya Ilahi yang Menyinari Alam Semesta

Kota Pekalongan  – ALMALIKIPEKALONGAN.NET – Syekh Muhammad Husain Furqon dari Australia hadir untuk memberikan tausiyah dalam acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Salaf Al-Maliki Pekalongan (21/09/25). Dalam Tausiyahnya beliau mengisahkan tentang peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Beliau menyampaikan rasa syukur karena dapat menghadiri majelis penuh keberkahan dalam rangka mengagungkan Maulid Nabi Muhammad SAW. ‘Alhamdulillah, majelis malam hari ini tampak dipenuhi kebahagiaan dalam memuliakan Maulid Nabi Muhammad SAW,’ ungkap beliau.”

Syekh Muhammad Husain Furqon menerangkan bahwa pada saat kelahiran Nabi Muhammad SAW Terdapat kejadian-kejadian khusus seakan-akan dunia dan seisinya itu terhenti hanya untuk memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW bahkan kedzoliman-kedzoliman yang terjadi saat itu semua terhenti saat Rasulullah SAW lahir.

Silsilah Nabi Muhammad SAW berasal dari garis keturunan Nabi Ismail AS dari garis keturunan ini berlanjut hingga Bani Hasyim, salah satu suku terhormat di kalangan Quraisy di Mekkah. Bani Hasyim inilah yang kemudian melahirkan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. 

Nabi Muhammad SAW diciptakan oleh Allah dari cahaya (nur) yang mulia, dan cahaya itu menjadi sumber penciptaan alam semesta beserta isinya. Dalam sejarah kenabian, banyak nabi terdahulu yang memberikan kabar gembira kepada kaumnya tentang kedatangan Nabi akhir zaman, yaitu Nabi Agung Muhammad SAW. Bahkan Nabi Isa AS memberikan peringatan dan kabar gembira tentang kedatangan seorang nabi akhir zaman yang diberi nama Ahmad, yang berarti “yang menggembirakan”, sebagai tanda rahmat bagi seluruh umat manusia. Diterangkan dalam Al-Qur’an Surat As-Saff ayat 6 yang berbunyi : 

واذ قال عيسى ابن مريم يبني اسرائيل اني رسول الله اليكم مصدقا لما بين يديَ من التورة ومبشرا برسول يأتي من بعد اسمه احمد فلما جاءهم بالبينات قالوا هذا سهر مبين  

“(ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu untuk membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira tentang seorang utusan Allah yang akan datang setelahku yang namanya Ahmad (Nabi Muhammad).” Akan tetapi, ketika utusan itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, ‘Ini adalah sihir yang nyata’.”

Rahmat bagi Seluruh Alam: Kisah Agung Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kelahiran Nabi Muhammad SAW disambut dengan berbagai tanda luar biasa yang menunjukkan kebahagiaan dan keberkahan bagi alam semesta. Di antaranya, api suci yang dipuja oleh kaum Majusi di Iran, yang telah menyala selama ribuan tahun tanpa pernah padam, tiba-tiba mati seketika saat Nabi Muhammad SAW lahir. Tak hanya itu, cahaya putih yang sangat terang muncul di negeri Syam, menyinari seluruh muka bumi. Semua peristiwa ini menjadi bukti nyata kebahagiaan dan keberkahan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dengan kedatangan beliau, zaman kegelapan dan kejahiliahan mulai berakhir, digantikan oleh zaman yang penuh dengan cahaya ilmu dan petunjuk. Banyaknya malaikat yang bersyukur atas keberadaan Nabi Muhammad SAW menunjukkan betapa besar kehormatan dan kemuliaan yang diberikan kepadanya oleh Allah SWT.

Menghidupkan Sunnah, Mewujudkan Cinta pada Nabi

Kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW seharusnya diwujudkan dengan mengikuti ajaran dan sunnahnya secara maksimal dalam setiap aspek kehidupan. Beliau diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam, membawa pesan kasih sayang dan petunjuk bagi manusia. Seperti yang tertuang dalam Al-Qur’an,

وما ارسلناك الا رحمة للعالمين

Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya: 107).

Kasih sayang Nabi SAW tidak hanya terbatas pada umatnya, tetapi juga mencakup musuh-musuhnya, menunjukkan betapa luas dan dalam kasih sayang yang beliau tunjukkan. Dengan meneladani sifat kasih sayang ini, kita bisa memperkuat iman dan meningkatkan kualitas hidup sesuai dengan ajaran Islam.

Semoga kita semua bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dan menjadi bagian dari umatnya yang mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. Amin.

error: Content is protected !!