Kota Pekalongan – ALMALIKIPEKALONGAN.NET – PP. Al Maliki Pekalongan melangsungkan Takhtim Ngaji Pasaran Ramadhan 1445H, bertepatan pada hari Ahad Malam Senin, 21 Ramadhan 1445H/ 31 Maret 2024. Acara bertempat di Joglo Kyai Ageng Pekalongan, PP. Al Maliki, Jl. Kyai Ageng Pekalongan No. 1 Kuripan Kertoharjo Kota Pekalongan.

 

Kajian pasaran Ramadhan di PP. Al Maliki dimulai sejak tanggal 1 Ramadhan yang pesertanya tidak hanya santri PP. Al Maliki dan Majelis Ta’lim Al Maliki, namun juga santri-santri dari luar, seperti PP. Aris Kendal, PP. Dalwa Pasuruan, PP. Lirboyo Kediri, dsb, serta masyarakat sekitar.

 

Acara dihadiri oleh Walikota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., Kapolres Kota Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto, S.I.K, Wakapolres Kota Pekalongan, Kompol Pujiono, SH., M.M., Kemenag Kota Pekalongan, H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag., Kepala MAN IC H. Khoirul Anam, M. Pdi, Pengawas MTs se-Kota Pekalongan, Bpk. Camat Kuripan Kertoharjo, Lurah Kuripan Kertoharjo, serta jama;ah dan masyarakat sekitar. 

Takhtim Ngaji Pasaran Ramadhan juga dirangkai dengan sambutan dari beberapa tokoh. Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto, beliau menyampaikan pentingnya berkumpul dalam satu Majelis dengan orang-orang sholeh.

 

 Dilanjutkan dengan H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag., Kepala Kemenag Kota Pekalongan menyampaikan, “Tidak banyak tempat yang diberi kemudahan seperi kita untuk menuntut ilmu. Kita patut bersyukur kepada Pak Kyai, kita yang tua-tua yang sebelumnya tidak terbiasa mengaji, bisa memaksimalkan ngaji pasaran.”

 

H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E. walikota Pekalongan menyampaikan , “Pondok Pesantren Al Maliki sangat luar biasa. Saya mengikuti mulai dari peletakan batu pertama, sekitar 3-4 tahun yang lalu. Sekarang sudah jadi seperti ini, memang suatu cita-cita besar.”

 

Saya ingat pesan dari Kakek saya, “Kalo kita memang niat untuk membangun fasilitas keagamaan maupun social suatu saat akan terkabul, tapi kapan waktunya kita tidak ketahui.”

 

“Karena itu kita kita perlu berproses. Berproses itu step by step, selangkah demi selangkah, membuat kita semakin kuat,” tambah beliau. 

Tidak seperti biasanya, jika pada takhtim ngaji pasaran Ramadhan sebelumnya mauidhoh hasanah selalu diisi santri, kali ini Disi oleh Wakapolres Kota Peklaongan Kompol Pujiono, S.H., M.M., dalam mauidhonya beliau menegaskan pentingnya sedekah, dan mengajak jama’ah bersholawat.

 

          Beliau berkata, “Jangan dekat-dekat orang alim kecuali bisa membawa perubahan, seperti halnya jika amal yang sebelumnya dilakukan karena riya’ menjadi ikhlas.”

 

Rektor MAN IC Pekalongan, Khoirul Anam, M.Pdi., “Kalo ingin Pondok Pesantren ini maju, bermutu dan mendunia itu tentunya ada resepnya. Sistem yang kita bangun adalah Kerjasama. Kita dukung program Pak Kyai, kita dukung program jama’ah. Yang kedua adalah membangun jejaring, yang ketiga adalah Kolaborasi. Keempat, inovasi. Yang di PP. lain tidak ada, kita adakan.

 

“Jika Teamwork, networking, kolaboasi dan inovasi dilakukan insya Allah, Kun!” tutur beliau.

 

          Pak Rektor, sapaan sehari-hari beliau, menurutkan, bahwa kurikulum MTs Almaliki Cendekia didesain sesuai dengan panduan dari MAN Insan Cendekia. Siswa-siswi MTs Almaliki Cendekia juga bergiliran mengunjungi MAN Insan Cendekia Pekalongan untuk belajar dengan fasilitas laboratorium yang lengkap.

 

“Saya berharap ada kurikulum ke-IC-an sejak awal, sehingga pada saat ujian nanti sudah terbiasa.

         

          Selain sambutan, Takhtim Majelis juga dirangkai dengan penyerahan SK. Pondok Pesantren dari Walikota Pekalongan kepada PEngasuh PP. Al Maliki Pekalongan. Dimeriahkan juga dengan Khataman Al-Qur’an, Pembacaan Sanad Kitab, dan Drama Kolaborasi Santri PP. Al Maliki dan Majelis Ta’lim Al Maliki.

 

Pemungkas acara, Romo KH. Muhammad Saifuddin Amirin sebagai khodimul Ma’had dan Majelis Ta’lim Al Maliki menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada jajaran tokoh yang bersedia hadir dalam acara tersebut.

 

 Romo KH. Muhammad Saifuddin Amirin juga mengajak hadirin menyampaikan rasa syukurnya.

  

“Kita patut bersyukur, karena di khataman puasa ini kita mendapat berkah yang luar biasa,” dawuh beliau. 

           

Perlu diketahui, PP. Al Maliki lahir dari Rahim Majelis Ta’lim Al Maliki Pekalongan. Majelis yang sebelumnya diasuh Almaghfurlah KH. Amirin bin Kurdi, kini dilanjutkan oleh Romo KH. Muhammad Saifuddin Amirin. Pada kepemimpinan Romo KH. Muhammad Saifuddin Amirin Majelis Ta’lim berkembang, dan melahirkan PP. Al Maliki Pekalongan yang menaungi PP. Al Maliki Cendekia dan PP. Salaf Al Maliki.

           

MTs ALMALIKI CENDEKIA beroperasi dengan bimbingan MAN Insan Cendekia, dengan system boarding school. Mengusung konsep bilingual, bahasa arab dan bahasa inggris serta pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student center).

 

MTs ALMALIKI CENDEKIA berkomitmen melahirkan generasi yang cerdas, mandiri dan berwawasan global. Ditunjang dengan program khusus dan ekstrakurikuler. Bimbingan olimpiade, bimbingan ke MAN IC dan pembelajaran kitab kuning. MTs ALMALIKI CENDEKIA ; Unggul, Berdzikir, Mengukir Prestasi dan Prasasti.

 

PP. Al Maliki juga menaungi PP. Salaf Al Maliki, yang letaknya di Jl. Pelita III Gg Kyai Amirin No. 53 Jenggot Pekalongan Selatan, Kota Peklaongan.

 

Pondok Pesantren yang berfokus pada pembelajaran kitab kuning, merawat tradisi keislaman tempo dulu yang ditransformasikan dengan perkembangan zaman. Memiliki program unggulan Madrasah Diniyah, pembinaan akhlakul karimah dan pelatihan keterampilan.

 

Madrasah Diniyah PP. Salaf Al Maliki mengembangkan kurikulum yang diarahkan pada tercapainya penguasaan kitab kuning. PP. Salaf Al Maliki unggul dalam ilmu agama, merawat tradisi keislaman, berpikiran luas, dan terbuka dalam beramal.

 

Selain agenda Takhtim Majelis Posonan yang berlangsung setiap tahun, PP. Al Maliki juga secara rutin mengadakan Dauroh Kitab (bedah kitab) yang diisi oleh ‘ulama-‘ulama internasional yang sanadnya tersambung dengan Sayyidi Rosulillah saw. (*)

 

error: Content is protected !!